Postingan

Menampilkan postingan dari Januari 28, 2024

Maraknya Penipuan Berkedok Yayasan Dikab.Karawang.

Gambar
KARAWANG | IntrosveksiNews -,  Praktek penipuan penerimaan tenaga kerja marak terjadi di Kabupaten Karawang yang diduga dilakukan secara langsung oleh oknum yayasan outsourching atau kelompok penyalur tenaga kerja tertentu. Para pencari kerja umumnya tertipu saat sedang mencari kerja. Tingginya persaingan bekerja di perusahaan sekitar Karawang itu membuat para pencari kerja rela mengeluarkan kocek sogokan agar bisa masuk di perusahaan tertentu. Di masa-masa kondisi sulit seperti saat ini menjadi lahan yang dapat di manfaatkan oleh para oknum dan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan melakukan aksi penipuan terhadap para pencari kerja tersebut. Para pencari kerja kebanyakan menjadi korban kasus penipuan penerimaan tenaga kerja setelah mereka menyerahkan uang jutaan rupiah kepada pihak atau kelompok tertentu setelah di iming-imingi akan mendapatkan pekerjaan. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang Rosmalia Dewi SH.MH, saat di ...

*Oknum Ketua JPKP Cilacap Ancam Wartawan, Ini Reaksi Ketum PPWI*

Gambar
*Oknum Ketua JPKP Cilacap Ancam Wartawan, Ini Reaksi Ketum PPWI* Jakarta | IntrosveksiNews – Seorang yang mengaku sebagai Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan dan Pembangunan (JPKP) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, melakukan pengancaman terhadap wartawan akibat pemberitaan. Oknum yang sehari-hari dipanggil Bimo tersebut marah dan tidak terima diberitakan terkait masalah pelaksanaan proyek pembangunan gedung sekolah yang dinilai tidak sesuai dengan standar bangunan yang sudah ditetapkan. Bimo yang juga mengaku sebagai Ketua Solmet, Ketua Progo, dan Ketua KIN Jateng ini, mengatakan dirinya merasa dirugikan dan tidak dihargai oleh sang wartawan. ‘Jagoan Cilacap’ itu kemudian menghubungi penulis berita, yakni Nover Zai, sambil marah-marah, memaki dengan kata anj*ng, a-s-u, dan meminta alamat rumah serta mengancam akan mendatangi yang bersangkutan, juga mau membakar rumah wartawan. Untuk diketahui, Nover Zai adalah salah satu wartawan yang tergabung dalam Persatuan Pew...

Kapolsek Tirtajaya Bersama Anggota Melaksanakan Monitoring dan Pengamanan Pendistribusian Logistik Pemilu.

Gambar
Kapolsek Tirtajaya Bersama Anggota Melaksanakan Monitoring dan Pengamanan Pendistribusian Logistik Pemilu Tahun 2024 Wilayah Kecamatan Tirtajaya  Karawang | IntrosveksiNews - Polsek Tirtajaya Polres Karawang Polda Jabar, Kapolsek Tirtajaya Akp Hasanudin,S.Pd bersama Anggota melaksanakan Monitoring dan Pengamanan Pendistribusian Logistik Pemilu tahun 2024 di Gedung PPK Kecamatan Tirtajaya serta menyampaikan Arahan dan Himbauan Kamtibmas. Kamis (1/2/2024) Monitoring dan Pengamanan Pendistribusian Logistik Pemilu tahun 2024 yang dilaksanakan oleh Kapolsek Tirtajaya dan Anggota bertujuan untuk memastikan bahwa Logistik Pemilu tahun 2024 yang akan di Simpan di Gedung PPK Kecamatan Tirtajaya dalam kondisi Baik dan Aman. Logistik pemilu tahun 2024 yang sudah disimpan di Gedung PPK Kecamatan Tirtajaya sebanyak 828 PSC dalam keadaan Aman dan Terkunci dan Kotak Suara sebanyak 207 dalam keadaan Aman dan Terkunci serta Kotak Suara untuk DPD RI sebanyak 207 dalam keadaan...

KPUD Karawang Klarifikasi Tentang Meninggal 2 Orang KPPS"Di Duga Bukan Keracunan.

Gambar
Karawang | IntroveksiNews ,- Mari Fitrina Ketua KPUD Kabupaten Karawang klarifikasi terkait meninggalnya 2 orang Petugas KPPS yang di duga bukan Keracunan makanan melainkan faktor Kesehatan dan umur seseorang yang tidak bisa di duga " Ujar Mari ,, Iapun menambahkan dan mengklarifikasi bahwa pemberitaan di media sosial adalah Hoax , mustinya diklarifikasi terdahulu setiap pemberitaan "tutur nya. Memang benar bahwa ada dua orang anggota KPPS kami ,yang meninggal dunia yang pertama KPPS dari Desa Telukjambe , Kecamatan Telukjambe Timur ,yang kedua dari desa Jayamakmur Kecamatan Jayakerta ,Kabupaten Karawang semuanya bukan karna Keracunan makanan melainkan karna faktor kondisi Kesehatan " Ungkapnya. Lanjutnya"Terkait pelantikan KPPS yang dilantik di desa masing - masing memang dari kami tidak ada uang transpor,adapun cuma konsumsi/makan saja,pungkasnya. Hal ini di sampaikan Ketua KPUD Karawang Mari Fitriani ,kepada sejumlah awak media yang ber...